Simulasi Resolusi Layar

Lihat tampilan situs Anda di layar apa pun—cepat, gratis, tanpa omong kosong.

Tool Icon Simulasi Resolusi Layar

Screen Resolution Simulator

Screen Resolution Simulator

Simulate different screen resolutions

320px 1920px 3840px
480px 1080px 2160px
1920 × 1080
16:9
Full HD
1920px
Width
1080px
Height
16:9
Aspect Ratio
Desktop
Device Type
Quick Select:

Apa Itu?

Sudah paham kan—kamu sedang membuat situs web atau aplikasi dan ingin tahu bagaimana tampilannya di berbagai layar. Mungkin kamu punya klien yang bersikeras bahwa monitor 1024x768 nenek mereka tetap penting. Atau mungkin kamu hanya lelah mengubah ukuran jendela browser seperti orang gila. Inilah kenapa simulator resolusi layar ada. Ini adalah alat yang meniru bagaimana desainmu tampil di berbagai perangkat dan ukuran layar—tanpa perlu memiliki semua gadget di dunia.

Aku sudah menggunakan beberapa alat ini selama bertahun-tahun. Beberapa di antaranya terlalu rumit. Beberapa hanya sekadar iframe mewah. Tapi yang bagus? Mereka bisa menyelamatkan kesehatan mentalmu. Artikel ini akan menjelaskan apa fungsinya, kenapa kamu mungkin memang butuh satu, dan hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan.

Fitur Utama yang Benar-Benar Penting

  • Profil perangkat standar – iPhone 15, iPad Pro, MacBook Air, Samsung Galaxy—kebanyakan simulator sudah menyertakan dimensi perangkat umum. Tidak perlu lagi mencari di Google "ukuran layar Pixel 8" untuk kesekian kalinya.
  • Input resolusi kustom – Karena tidak semua layar pas dengan daftar perangkat Apple atau Android. Kamu harus bisa memasukkan 1366x768 atau 2560x1080 jika diperlukan.
  • Pengujian breakpoint responsif – Memungkinkan kamu melihat bagaimana tata letakmu berubah di berbagai lebar layar. Sangat penting untuk men-debug menu mobile atau kerusakan grid.
  • Kontrol zoom dan geser – Terkadang layar yang disimulasikan lebih kecil dari layar aslimu. Bisa melakukan zoom membantu memeriksa keterbacaan teks atau jarak antar tombol.
  • Pengaturan orientasi – Potret vs. lanskap bisa dengan cepat merusak tata letak. Simulator yang bagus memungkinkan kamu beralih antara keduanya hanya dengan satu klik.
  • Tidak perlu instal (biasanya) – Kebanyakan berbasis browser. Kamu tidak mau mengunduh aplikasi baru hanya untuk memeriksa bagaimana navbarmu terlihat di tablet.

FAQ

Tunggu, bukankah ini fungsi Chrome DevTools?
Ya, agak mirip. DevTools punya fitur emulasi perangkat, dan itu cukup bagus. Tapi tidak sempurna. Tidak selalu sesuai dengan rendering di dunia nyata, terutama di browser lawan atau versi sistem operasi mobile tertentu. Simulator khusus seringkali memberikan pratinjau yang lebih bersih dan akurat—terutama jika menggunakan metrik perangkat asli.

Apakah saya benar-benar membutuhkan ini jika hanya membuat situs sederhana?
Mungkin tidak. Jika Anda menggunakan kerangka kerja responsif seperti Bootstrap atau Tailwind dan sesekali menguji di ponsel Anda, kemungkinan besar Anda akan baik-baik saja. Namun, jika Anda menyerahkan proyek ke klien atau mengerjakan sesuatu yang sensitif terhadap piksel (seperti dashboard), simulator membantu menemukan masalah sebelum menjadi tiket "kenapa tampilannya aneh di ponsel saya?".